Rileks Dan Segar Dengan Terapi Pijat Bambu Hangat

Beragam cara yang dapat kita lakukan untuk menghilangkan rasa lelah dan letih yang diakibatkan oleh aktifitas kita yang sangat padat. Tempat spa, atau tempat terapi pijatpun menjadi sasaran bagi mereka yang mencari kenyamanan dan relaksasi disela-sela kesibukan mereka. Dan salah satu yang akan kita bahas kali ini adalah terapi pijat yang sangat terbukti ampuh untuk membuat tubuh kita menjadi rileks dan juga lebih segar.

Kini, jenis dari terapi pijat sudah kian beragam macamnya, sehingga sensasi serta manfaat’nyapun sudah pasti akan berbeda. Salah satu jenis terapi pijat yang mulai hangat/trend adalah adalah pemijatan menggunakan bambu hangat (Terapi Bambu). Bambu merupakan bahan alami yang mampu memberikan kesan kesejukan dan nyaman ketika digunakan pada proses pemijatan, selain itu bambu juga berfungsi untuk pelemasan setelah sebelumnya konsumen dipijat menggunakan tangan.

Mengenal Manfaat Terapi Pijat Bambu Hangat

Efek releksasi bisa didapatkan dari kehangatan bambu, selain itu sensasi bunyi bambu dapat memberikan ransangan positif pada orang yang sedang dipijat untuk melepaskan semua beban emosional.  Selain itu, terapi bambu hangat juga dapat membuat rileks dan tubuh menjadi segar, serta membantu melancarkan aliran darah serta mengeluarkan racun dari dalam tubuh kita.

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan para setelah kita melakukan terapi pijat dengan bambu:

  1. Bambu yang hangat membuat hidup Anda terasa lebih baik
  2. Menghilangkan ketegangan pada kepala Anda, plus menenangkan pikiran Anda
  3. Mengurangi sakit punggung dan bahu
  4. Meningkatkan fleksibilitas sendi dan otot
  5. Meningkatkan kinerja dan daya tahan tubuh
  6. Mengurangi nyeri dan membantu mempercepat penyembuhan pasca cedera
  7. Meningkatkan energi dan vitalitas
  8. Membantu menenangkan diri dari stress
  9. Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan

Mengenal tahapan terapi pijat bambu

Proses pijat bambu ini memiliki beberapa tahapan saat proses pemijatan itu dilakukan. Pertama-tama, tubuh akan dipijat oleh terapis selama 15 menit, dalam proses ini proses pemijatan dilakukan menggunakan tangan. Setelah tubuh dipijat oleh terapis, tahap selanjutnya adalah pemijatan menggunakan bambu, bambu yang digunakan bukanlah bambu biasa yang sering ditemui dikebun, akan tetapi bambu yang digunakan adalah bambu yang telah dibersihkan dan dioleh secara khusus.

Bambu hijau yang digunakan biasanya dipanaskan terlebih dahulu untuk menghilangkan efek gatal-gatal pada kulit selain itu proses pemanasan juga memiliki efek melemaskan otot sehingga ketika digunakan untuk memijat tidak akan menimbulkan rasa sakit.

Bambu yang digunakan untuk proses pemijatan pun memiliki ukuran tertentu, yaitu ukuran satu kepalan tangan hingga dua atau tiga kepalan tangan. Bambu biasanya digunakan oleh terapis untuk memijat titik penting pada bagian tubuh seperti lengan, paha, betis, punggung, sisi perut hingga daerah sekitar leher.

Teknik yang digunakan pada terapi bambu ini biasanya bambu ditepuk-tepukkan, dirol /  digelindingkan lalu ditekan-tekan pada bagian tertentu, namun biasanya terapis akan menghindari bagian tulang pada tubuh pasiennya. Setelah tahap pemijatan ini selesai, tahapan terakhir adalah pembersihan. Secara keseluruhan proses pemijatan menggunakan bambu ini membutuhkan waktu sekitar 60-90 menit.