Perawatan Untuk Bibir

Perawatan Untuk Bibir Secara Alami

Siapa yang tidak ingin mempunyai bibir yang berwarna kemerahan, lembab bahkan tampak segar. Seperti halnya bagian wajah lainnya bibirpun perlu dirawat dan diperhatikan secara khusus. Bibir hanya memiliki sedikit kelenjar sebasea, sehingga sangat rentan terhadap kelembaban dan mudah mengalami pecah-pecah atau terkelupas.

Sehingga orang kadang menggunakan salep pelembab, yang digunakan tersendiri ataupun sebelum memakai lipstik supaya melindungi bibir dari hilangnya kelembaban. pilihlah salep yang mengandung tabir surya untuk melindungi bibir dari panasnya sinar matahari. Selain itu kita pun bisa merawat bibir dengan bahan-bahan yang alami seperti :

Merawat bibir dengan menggunakan madu.

Madu dipercaya dapat melembutkan dan melembabkan bibir sekaligus mencegah bibir menjadi kering dan pecah-pecah, Atau adapun cara lain, yaitu:

  • Siapkanlah 6 sendok teh madu murni dan 4 tetes air/ minyak rosemary aduk hingga rata.
  • Olesankan campuran bahan diatas pada bibir setiap hari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Melembabkan bibir dengan mentimun.

Mentimun tidak hanya berguna untuk perawatan wajah, tapi juga untuk memperindah dan melembabkan bibir, caranya:

  • Ambil mentimun yang sudah dicuci dan dikeringkan
  • Potong dan Sapukan perlahan ke bibir, persis seperti memakai lipstik.

Beberapa hal yang harus dilakukan agar bibir tetap sehat :

  • Berhentilah meroko.
  • Hindari penggunaan lipstik yang berlebihan. Dan jangan terlalu lama memakai lipstik pada bibir.
  • Bersihkan lipstick sebelum tidur.
  • Jangan sering menjilat bibir, karena akan membuat bibir Anda kering.
  • Gunakan lipstik pelembab dengan tabir surya untuk hari itu
  • Untuk menjaga kelembabanya, oleskan lipstik pelembab tanpa warna sebelum tidur

Ternyata untuk mendapatkan bibir merah alami tidak sulit, bahkan bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya mahal. Kita dapat menggunakan bahan yang ada di sekitar kita seperti madu dan tomat. Nah, selamat mencoba untuk mendapatkan bibir merah alami.

Comments are closed.