Penyebab Timbulnya Jerawat

Fakta Penyebab Timbulnya Jerawat dan Mitos yang Menyertainya

Artikel mengenai fakta penyebab timbulnya jerawat ini semoga memberi pencerahan untuk Anda, supaya kita tidak menganggap sepele masalah jerawat, karena jika dibiarkan berlarut-larut atau Anda tidak berusaha mengobatinya maka jerawat ini bisa saja menjadi kronis dan membuat wajah anda jadi terlihat sangat buruk.

Bagi para wanita, jerawat merupakan masalah nomor satu dalam hal masalah penampilan. Tidak saja membuat penampilan wajah menjadi buruk namun masalah rasa percaya diri juga ikut menurun akibat jerawat ini. Siapa saja bisa terkena jerawat, mau muda atau dewasa semuanya bisa terkena jerawat.

Banyak yang bilang jerawat identik dengan masa puber. Tapi toh ternyata, banyak orang masih menghadapi masalah ini di usia 20 tahun keatas.

Bagi Anda yang selalu memperhatikan masalah penampilan wajah, atau Anda yang sedang mencari info mengenai masalah jerawat, maka info berikut ini jangan sampai Anda lewatkan. Berikut ini beberapa fakta seputar masalah jerawat yang menarik dan sangat perlu untuk Anda simak

A. Fakta bahwa jerawat  tidak identik dengan masa puber

Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology di Rumah Sakit Umum Massachusetts menunjukan bahwa mereka yang mengalami jerawat ternyata tidak hanya didominasi mereka yang  berada pada masa puber, sekitar 45% jerawat dialami wanita berusia 21 sampai 30 tahun, 26% dialami wanita usia 31 sampai 40 tahun, dan 12% nya dialami oleh wanita usia 41 sampai 50 tahun.

1. Jerawat yang masih terus muncul di usia 20 – 30 tahun

Pada usia ini masih tergolong masa puber, hormon androgen sedang  aktif-aktif nya, sehingga merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi sebum lebih banyak. sebum adalah  lemak atau minyak alami yang berfungsi untuk melembabkan bulu dan rambut pada kulit. Karena produksi sebum yang meningkat maka kulit menjadi berminyak, bahkan terkadang malah menutupi pori-pori sehingga menjadi jerawat.

Selain itu pada usia ini terkadang para wanita sering berganti-ganti kosmetik wajah, yang mana kosmetik-kosmetik tersebut belum tentu cocok dengan jenis kulitnya sehingga karena faktor itulah kemungkinan kulit menjadi lebih sensitif, regenerasi kulit yang menjadi terganggu, dan kemungkinan pori-pori kulit menjadi tersumbatpun cukup besar sehingga jerawatpun semakin bermunculan.

Untuk Anda yang berada pada usia ini tipsnya adaiah pilihlah produk kosmetik / kecantikan yang mampu untuk menyeimbangkan kadar minyak di wajah, serta jangan lupa untuk rajin-rajin membersihkan atau melakukan perawatan wajah secara intensif.

2. Penyebab jerawat di usia 30+

Pada usia ini kelenjar minyak mungkin tidak seproduktif dulu, sehingga kulit wajah malah cenderung terasa kering, meski begitu bukan berarti jerawat tidak dapat tumbuh loh. Meski usia 30an, jangan pernah merasa bahwa masa-masa tumbuhnya jerawat telah lewat  karena masa puber juga sudah lewat ? Jika Anda berpikiran demikian maka Anda salah, karena pada usia ini jerawat tentu saja masih bisa muncul meski dengan faktor dan penyebab yang berbeda. Seperti faktor stress, ketidak seimbangan hormon, pola hidup yang tak sehat, juga ada faktor lain yakni masa menopause.

B. Makanan manis dan Berkabohidrat Tinggi Penyebab Timbulnya Jerawat di Wajah

Sering kita mendengar asumsi yang menyebutkan bahwa kalau makan kacang konon dapat menimbulkan jerawat, hal ini mungkin terjadi karena minyak yang dihasilkan dari mengkonsumsi kacang inilah yang bisa menimbulkan jerawat, namun hal ini masih menimbulkan perdebatan diantara para ahli perawatan wajah.

loren-cordain

Colorado State University professor Loren Cordain. (Cyrus McCrimmon, Denver Post file)

Seorang peneliti dari Colorado State University bernama Loren Cordain memimpin sebuah studi dengan lima orang ilmuwan dari seluruh negeri, yang mana dia seorang profesor kesehatan dan ilmu olahraga di Colorado State, menjelaskan bahwa,  sebenarnya jika kita ingin mencegah timbulnya jerawat adalah dengan cara mengurangi konsumsi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi.

Hal ini telah dibuktikan oleh para peneliti di Universitas tersebut lewat  sebuah riset  yang mereka lakukan disebuah pulau bernama Kitivian di Papua New Guinea. Mereka meneliti sekitar 1000 lebih orang-orang yang ada dipulau tersebut, yang mana para penduduk pulau tersebut berhenti mengkonsumsi makanan-makanan yang manis dan berkarbohidrat tinggi sehari-harinya, dan mereka beralih dan hanya memakan makanan seperti ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional, dan hasilnya cukup mengejutkan, hasilnya tak ada satupun jerawat yang muncul diwajah mereka.

Fakta tersebut diperkuat oleh pernyataan dari seorang Profesor bernama Howard Murad dari UCLA School of Medicine yang menyatakan bahwa mengkonsumsi terlalu banyak makanan manis ternyata dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah, sehingga memicu produksi hormon Androgen yang membuat kulit menjadi berminyak.

C. Fakta jika Stress dan Kurang Tidur bisa mengakibatkan jerawat

Fakta ini perlu diluruskan sedikit, perlu kita ketahui bahwa Stress tidak dapat mengakibatkan jerawat, sekali lagi bahwa stress tidak dapat menyebabkan jerawat dan bukan faktor penyebab jerawat. Namun Stress dapat mengakibatkan jerawat yang sudah ada pada wajah Anda semakin bertambah buruk. Orang yang sedang Stress atau kurang tidur, tubuhnya mampu  mengeluarkan hormon DHEA yang bisa memperburuk kondisi jerawat Anda.

D. Wajah kurang bersih dapat memicu jerawat

Wajah yang kurang bersih merupakan penyebab timbulnya jerawat, kalo untuk masalah ini kita harus membenarkan bahwa wajah yang kurang bersih dapat menimbulkan jerawat. Wajah yang kotor seperti berminyak, terkena debu, kosmetik yang kurang bersih saat pembersihan dapat menyebabkan pori-pori menjadi tersumbat, sehingga muncullah jerawat.

E. Mitos jika Memencet Jerawat maka jerawat itu akan hilang

Siapa diantara Anda yang sering melakukan ini ? Memencet jerawat tidak akan menghilangkan jerawat, namun justru akan membuat proses penyembuhan semakin lama dan bisa mengakibatkan reksiko peradangan di area bekas jerawatnya karena masuknya berbagai bakteri dari jari tangan Anda yang kotor.

F. Mitos jika Sinar matahari dapat membantu menghilangkan jerawat

Sinar matahari mungkin dapat bekerja dalam jangka pendek untuk menyamarkan jerawat yang ada saat kulit Anda memerah. Namun, sebenarnya paparan sinar matahari yang berlebihan justru bisa menyebabkan iritasi yang dapat membuat jerawat Anda menjadi lebih buruk. Tapi kita jangan berasumsi kalau sinar matahari itu tidak ada manfaatnya untuk kulit kita. Vitamin D bisa kita dapatkan dari sinar matahari, namun untuk masalah ini mengurangi kontak dengan sinar matahari adalah pilihan yang bijak.

Semoga info singkat ini bermanfaat untuk Anda semua, sehingga kita bisa lebih tahu akan masalah jerawat dan penyebab timbulnya jerawat pada wajah. Semoga Bermanfaat.