4 Langkah Mengetahui Kualitas Minyak Esensial Yang Baik

Kembali dengan bahasan minyak esensial, kali ini kami akan memberikan tips cara mengetahui ciri-ciri minyak esensial yang baik. Namun sebelumnya kembali akan dijelaskan secara singkat apa itu minyak esensial. Minyak esensial atau biasa kita menyebutnya dengan istilah minyak atsiri adalah minyak alami, konsentrat, atau sejenis cairan yang didapat dari hasil proses destilasi atau pemanasan bagian tertentu pada tanaman, seperti pada bagian daun, rimpang, batang, biji, buah, akar dan eksudat dari tanaman.

4 Langkah mengetahui minyak esensial yang baik

4 Langkah mengetahui minyak esensial yang baik
Image credit: Essenstial Oil by Kzinn at www.morguefile.com/archive/display/815914

Apakah Anda tahu, sebenarnya minyak esensial atau minyak atsiri itu tidak berwarna, terlebih jika memang benar-benar baru diekstraksi. Namun, begitu sampai pada tahap penyimpanan, warna dari minyak astiri tersebut biasanya akan berubah dan cendrung warnanya bertambah tua karena terjadinya proses oksidasi dan resinifikasi (perubahan menjadi resin). Proses oksidasi ini bisa disebabkan oleh cahaya matahari ataupun terkena oksiden udara karena disimpan dalam wadah yang tidak diisi penuh.

Saat ini banyak beredar dipasaran minyak esensial yang berharga murah, dan Anda sebagai konsumen berhak curiga  bahwa minyak esensial tersebut adalah palsu atau mungkin sudah dicampur dengan bahan-bahan sintetis lainnya, dan biasanya minyak jenis ini disebut dengan minyak esensial sintetis.

Dalam urusan kesehatan, Anda sebagai konsumen harus bersifat kritis dan sensitif, karena kami yakin Anda membeli untuk mendapatkan kesehatan dan bukan membuatnya menjadi tambah sakit bukan? Perlu Anda ketahui, minyak esensial yang alami tidak akan dianggap sebagai benda asing oleh tubuh saat digunakan, dan organ-organ tubuh dapat menerimannya, sedangkan minyak esensial sintetis kemungkinan akan ditolak oleh tubuh dan akan dianggap sebagai benda asing oleh tubuh, sehingga akan muncul reaksi dari tubuh akibat penolakan tersebut seperti reaksi alergi.

Ciri-Ciri Minyak Esensial Yang Baik dan Bermutu

Berikut ini beberapa langkah atau tips yang bisa Anda jadikan patokan saat mencari minyak esensial:

1. Lihat label
Minyak esensial yang asli biasanya dengan jelas menuliskan ” Pure Plant Essential Oil ” pada botol kemasannya, namun jika pada label hanya bertuliskan ” Essential natural and aromatherapy grade ” maka keaslian minyak tersebut diragukan.

2. Kemasan berwarna gelap
Sinar matahari dapat menyebabkan terjadinya oksidasi pada minyak esensial sehingga menyebabkan kualitasnya menurun bahkan rusak. Produsen yang baik dan bertanggung jawab tentu akan mengemas minyak esensial tersebut dalam wadah botol yang berwarna gelap, seperti warna coklat tua dan biru gelap.

3. Kemasan tertutup rapat
Minyak esensial mudah menguap dan juga jika terkena udara luar dapat merusak minyak esensial, jadi saat mencari minyak esensial pastikan kemasan mempunyai tutup yang rapat dan segel tidak rusak. Untuk Anda yang menggunakannya dirumah usahakan untuk kembali menutupnya dengan rapat setelah penggunaan.

4. Tidak mengandung minyak
Meski disebut minyak esensial tapi bukan berarti cairan ini mengandung minyak. Justru minyak essensial yang baik tidak akan meninggalkan bekas saat Anda mengetesnya dengan cara meneteskannya pada kertas ubi.

Semoga 4 tips ringan cara menentukan minyak esensial yang baik ini bermanfaat untuk Anda.